Pengrajin Sapu Lidi Yang Masih Bertahan.

Metronusantara

ribun Kota, Bogor.Sapu lidi sekarang sudah mulai berkurang peminatnya, pemakaian nya pun hanya dipakai kegiatan tertentu saja. Tetapi bukan berarti penjualan sapu lidi ini menjadi berkurang, loh. Contoh nya saja Pak Agus, ia sudah 15 tahun menjadi penjual sapu lidi di kawasan Jl. Johar, berasal dari Ciamis Pak Agus memulai usaha nya dengan berjualan keliling, setelah 4 tahun ia mulai membuka toko.

 

Hasil penjualan terbilang selalu bagus, bahkan sampai bisa pergi berumroh dan membuka usaha di bidang lain yang dijalankan anak nya. “Bapak sih jualan biasa-biasa aja, penjualan normal saja tapi lumayan turun lah semenjak pandemi sama kaya orang lain.” Kata Pak Agus pada jurnalis Tribun Kota.

 

“Kalau dulu sehari bisa menjual sekitar sepuluh sampai dua puluh sapu perharinya, kini berkurang Cuma bisa sekitar enam sampai sepuluh saja” jelas Pak Agus. Harga sapu lidi yang di jual pun tak begitu mahal, kisaran Rp 4.500 – Rp 7.500 untuk lidi nya saja dan Rp 12.000 – Rp 20.000 untuk sapu dan lidi nya. Bahan baku pembuatan lidi ini pun ia datangkan dari berbagai pihak, bahkan dari kampung nya sendiri.

 

Terkadang Pak Agus juga mendapat pesanan dari berbagai dinas, Seperti Pertamanan, Kebersihan dan lainnya. Pesanan itulah yang di jadikan andalan pak Agus untuk penjualan, karena bisa terjual sampai 20 batang sekali pesan. Terkadang ia pun menjadi distributor sapu ke luar kota, seperti Ciamis, Garut, dan Sumedang. (MSI)


By:admin

Post a Comment

0 Comments